Menggali Kearifan dari Pembacaan Rotibul Haddad: Sebuah Pembentukan Karakter di MA Nurul Amin

NURUL AMIN

Pendidikan Islam di Madrasah Aliyah (MA) tidak hanya tentang pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan bermartabat. Salah satu praktik yang mendalam dan berdampak adalah pembacaan kitab suci atau kitab-kitab klasik Islam. Di antara kitab-kitab itu, Rotibul Haddad menjadi salah satu yang paling berpengaruh dalam membentuk karakter siswa di MA Nurul Amin

Di MA Nurul Amin, pembacaan Rotibul Haddad bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga sebuah amalan yang dikonsepsikan untuk menguatkan hubungan siswa dengan Allah dan meningkatkan kesadaran spiritual. Dengan membaca dan merenungkan setiap kalimat, siswa diajak untuk mendalami makna keimanan dan kepatuhan kepada Allah.

Ada beberapa point penting dari pembiasaan tersebut yakni:

  1. Ketaatan dan Kedisiplinan: Praktik membaca Rotibul Haddad secara hari yang terkandung di dalamnya, siswa diajak untuk meningkatkan kesadaran spiritualnya, mengingat Allah dalam setiap langkah kehidupan mereka.
  2. Kebajikan dan Akhlak Mulia: Rotibul Haddad mengandung ajaran-ajaran tentang kebajikan, tolong-menolong, kejujuran, dan akhlak mulia lainnya, yang membentuk siswa sebagai individu yang bertanggung jawab dan beretika.

Kesimpulannya, Pembacaan Rotibul Haddad di MA Nurul Amin bukan hanya sekadar praktik keagamaan, tetapi juga merupakan fondasi yang kuat dalam pembentukan karakter siswa. Melalui pemahaman mendalam akan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, siswa tidak hanya menjadi lebih baik dalam ibadah mereka, tetapi juga sebagai individu yang bertanggung jawab, bermartabat, dan beretika dalam kehidupan mereka.

by Sintiya Nuriyanti, S.Sos

Baca Juga

Bagikan:

Tags