PEMIKIRAN KHR AS’AD SYANSUL ARIFIN ( PAHLAWAN NASIONAL ) TENTANG KONSEP EKONOMI KETUHANAN

Oleh Dr. Moh. Asra, M.Ei

Sukorejo 06 Oktober 2022 Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo ( IKSASS ) dalam agenda Harlah Iksass yang ke 34 mengadakan ” Pelatihan Enterpreneur ” Strategi Penguatan Ekonomi Umat Dengan Konsep Ekonomi Ketuhanan.

Hadir dalam kegiatan ini Ustadz Su’udi selaku kepala MA Nurul Amin Rojopolo Jatiroto Lumajang dengan berharap mau menimba ilmu tentang Konsep pemikiran KHR. As’ad Syamsul Arifin dalam Ekonomi Islam.

Ustadz Su’udi berharap pengembangan kewirausahaan yang baru di Launching MA Nurul Amin ” Produk Jahe Riyadloh Ratibul Haddad MA Nurul Amin ” bisa menerapkan konsep yang KHR. As’ad tulis.

KHR As’ad telah menulis konsep ini tahun 1955 ( 10 tehun setalah merdeka ) dan beliau adalah sosok ulama yang universal, baik dari sisi karakter , keilmuan, ide – ide ekonomi kerakyatan, keorganisasian dan perjuangan untuk islam. Dan itu semua adalah karakter al – Ulama’ wa Rathah al-Anbiya’ . Beliau tidak hanya sebagai pemikir akan tetapi aplikatif, terbukti puluhan hektar tanah di sukorejo diberikan begitu saja kepada masyarakat sekitar.

Konsep Pemikiran KHR As’ad Tentang Ekonomi Islam

  1. Prinsip bermu’amalah / berbisnis
    a. Pronsip ketuhanan
    b. Prinsip akhlak / moral
    c. Prinsip kemanusiaan
    d. Prinsip keseimbangan

Prinsip bermu’amalah
a. Al – Qur’an menjadi sumber kehidupan
b. Iman secara baik
c. Takwa secara menyeluruh
d. Shalat sempurna

Prinsip ketuhanan

  • Dernawan , ketika mendapatkan rizki, maka rizki yang kita peroleh itu ada hak orang lain juga di dalamnya.
  • Artinya : Ayat diatas menunjukan adanta fajta sejarah ( bukti impirik ) yang dapat dipahami bahwa islam merupakan sitem kehidupan yang bersifat konprehensip yang mengatur dua aspek kehidupan yaitu duniawi yang membentuk kehidupan sosial , ekonomi dan sebagainya maupun yang bersifat spritual atau ukhrawi yang berbentuk kebahagian akhirat.
  • ada beberapa hal yang dapat dipahami dari beberapa ayat tersebut di atas yang menjadi prinsip dalam pengembangan ekonomi islam yaitu tentang teori nilai dan etika dalam ekonomi islam
  • dalam ekonomi islam terdapat empat nilai utama yaitu nilai ketuhanan atau tauhid, nilai akhlak, nilai kemanusiaan, dan nilai pertengahan / keseimbangan.

Prinsip Akhlak

  • Ekonomi akhlak atau moral, yang dimaksut adalah tidak adanya pemisahan antara kegiatan ekonomi dengan akhlak. Islam tidak mengizinkan ummatnya untuk mendahulukan kepentingan ekonomi diatas pemeliharaan nilai – nilai yang diajarkan agama.
  • Akhlak terdapat juga pada kegiatan ekonomi, baik yang berkaitan dengan produksi, distribusi, pendpaatan , peredaran dan konsumsi.
  • Seorang muslim terikat oleh iman dan akhlak pada setiap aktivitas ekonomi yang dilakukannya,. Baik dalam melakukan usaha, mengembangkan maupun menginfakkan hartanya.

Ekonomi Kemanusiaan

Ekonomi kemanusiaan , merupakan kegiatan ekonomi yang tujuan utamanya adalah merealisasikan kehidupan yang baik bagi umat manusia. Selain bertujuan untuk dapatnya manusia memenuhi kebutuhan manusia yang wajar dan layak.


Nilai keseimbangan
@. Keseimbangan yaitu nilai pertengahan atau nilai keseimbangan. Sifat pertengahan yang berkeadilan ini merupakan ruh dari ekonomi islam. Dan ruh ini merupakan perbedaan yang sangat jelas dengan sistem ekonomi laiinya.


Manajemen Dalam Bisnis
a. Profesional
b. Tujuan, tahapan arah yang jelas dan dilakukan dengan cara yang baik pula ( Perencanaan, organisasi, rekrutmen / staffing, pengarahan / directing, koordinasi dan pengawasan ) kukuh, kuat dan harmonis
c. Ada dialog dan menerima pendapat orang
d. Dalam bukunya beliau banyak menampilkan kepemimpinan para rasul.

Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya .

By. Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *