Workshop Penguatan Moderasi Beragama Bagi Kepala Madrasah Aliyah Se Kabupaten Lumajang


Bapak Edi Nanang selaku ketua KKM MA Kabupaten Lumajang dalam sambutan menyampaikan ” Di Tengah liburnya kegiatan belajar mengajar namun semua dewan guru terutama yang ASN tetap masuk seperti biasa” .

” Dalam kegiatan ini betul – betul dimamfaatkan untuk mempersiapkan Kurikulum Merdeka dari 17 MA yang telah direkomendasi untuk melaksanakan Kurmer di tahun ini, yang insyaAllah secepatnya ada kegiatan pelatihan terkait kurikulum tersebut”, imbuhnya.

Dr. Muhammad Muslim, S. Ag, M. Sy selaku Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Lumajang menyampaikan beberapa hal terkait Workshop Penguatan Moderasi Beragama

  1. Terkait gerakan siswa moderat ( GSM ) kami dapat ucapan selamat pertama dari menteri Agama.
  2. Dr. Wildani Hefni, MA adalah orang paling dekat yang sudah punya lisensi untuk bisa mengajar Moderasi Beragama
  3. Mohon untuk MoU dengan Dr. Wildan ini termasuk juga Rumah moderasi beragama.
  4. Atas perintah pemerintah pusat untuk ber sinergi dengan NU untuk gerakan Moderasi Beragama.
  5. Mari berjuang bersama untuk izzul islam wal muslimin
  6. Siswa yang terpilih sebagai penggerak akan diajak ke gereja dan Agama lain untuk dialog.

Dr. Wildani Hefni, MA selaku Dosen UIN HAS Jember menyampaikan

Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara.

Hambatan dalam Moderasi Beragama adalah

  1. Pemahaman tunggal / Absolutisme keagamaan
  2. Religio Political Entrepreneurs / Destruksi Eksistensial
  3. Kepungan Mentalitas / Under Siege mentality adalah
  4. Merebut Otoritas Tuhan / Jebakan otoritarianisme

Kepala MA Nurul Amin ustadz Su’udi berharap kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan rencana bapak kepala kantor kementerian Agama yang merupakan cita – cita menteri Agama Republik Indonesia aamiin

By. Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *