SEMANGATLAH DALAM AMAR MA’ RUF NAHI MUNKAR

Al-Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

“Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasehati kalian, dan bukan berarti aku orang yg terbaik di antara kalian

Bukan pula orang yg paling shalih di antara kalian

Sungguh akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku.

Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-Nya.

Andaikan seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak ada pemberi nasihat.

Akan menjadi sedikit jumlah orang yg mau memberi peringatan dan tidak akan ada org-org yg berdakwah di jalan Allah ‘Azza Wa Jalla,

Tidak akan ada yg mengajak untuk taat kepada-Nya tdk pula melarang dari memaksiati-Nya.

Namun dengan berkumpulnya Ulama dan Kaum Mukminin, sebagian memperingatkan kepada lupa dan kekhilafan, dan terus-menerus berada pd majelis-majelis Dzikir ( majelis Ilmu )

Maka semoga Allah ‘Azza Wa Jalla mengampuni kalian.

Bisa jadi ada satu kata yg terdengar dan kata itu merendahkan diri kita namun sangat bermanfaat bagi kita.

Bertakwalah kalian semua kepada Allah ‘Azza Wa Jalla dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.”

✍ Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

“Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma’shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma’shum selain beliau.”

SEMOGA BERMANFAAT

Sukar, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *