Transformasi EMIS 4.0 Kemenag

Sekitar tiga bulan terakhir, aplikasi sistem informasi manajemen pendidikan mulai dioperasikan untuk madrasah-madrasah. Meski di awal-awal penggunaan aplikasi berbasis website bernama Education Management Information System (EMIS) 4.0 itu banyak dikeluhkan oleh operator madrasah, tapi kini sudah tidak lagi. Sebelumnya, operator sampai menilai aplikasi itu merupakan produk gagal Kementerian Agama (Kemenag) karena sering bermasalah dan Down.

Saat ini, aplikasi tersebut sudah ada perbaikan. Perlahan-lahan kendala yang sebelumnya dikeluhkan juga mulai teratasi. Mulai dari fitur penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga fitur mutasi sudah dapat diakses dengan normal. Meski begitu, tetap ada fitur yang belum seutuhnya dapat dioperasikan secara optimal. Misalnya fitur kelulusan. Sebab, sering kali dalam fitur tersebut data siswa tidak sinkron dengan jumlah yang sudah dimasukkan.

Dicky, salah satu operator MAS Nurul Amin di Kecamatan Jatiroto, mengatakan, beberapa fitur sudah dapat diakses dengan baik. Walaupun kadang-kadang ada beberapa data yang hilang dan harus mengunggah ulang. Namun, kondisinya tidak separah dulu saat aplikasi baru diluncurkan. “Misalnya, di fitur kelulusan jumlah murid saya di kelas ada 27, tapi yang terdata cuma 19. Yang delapan ini ke mana?” ucapnya.

Semoga dengan seiringnya perbaikn – perbaikan tidak ada lagi eror system dalam aplikasi EMIS tersebut.

by : M Dicky L, S.KOM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *