Pendidikan Ber-Demokrasi MA Nurul Amin

Pendidikan dan praktek ber-Demokrasi harus dimulai sejak dini. Karena mereka adalah pemimpin dimasa yang akan datang.

Membekali mereka dengan ber-Demokrasi yang menjungjung nilai Etika tinggi sangat penting dilakukan untuk bekal mereka dimasa yang akan datang. Mencetak kader terbaik dimasa akan datang harus kita lakukan agar mereka menjadi pemimpin yang ber- Etika.

MA Nurul Amin pada hari Senin tanggal 06 September 2021 telah melakukan rentetan kegiatan pemilihan OSIM Masa Juang 2021 – 2022. Mulai presentasi Visi dan Misi masing – masing kandidat didepan Dewan Asatidz, Asatidzah dan anggota OSIM dan MPK sebelumnya. Saling lempar pertanyaan dan lain sebagainya menjadi bumbu lezat pesta Demokrasi yang pasti di gelar tiap tahun ini.


Untuk meyakinkan pemilih agar tidak salah dalam pemilihan. Maka banyak pertanyaan dan harapan disampaikan pemilih. Semua itu dilakukan dari saking besarnya cinta mereka pada MA Nurul Amin selaku almamaternya.

Tahap berikunya adalah kepala Madrasah Ustadz Su’udi, S.Pd sebagai pemilih awal untuk melakukan registrasi untuk mendapatkan surat suara sekaligus diperkenankan untuk mencontreng / mencoblos salah satu calon yang dirasa mampu membawa OSIM kedepan lebih baik.

Beliau mengatakan ” Dengan ucapan BISMILLAH semoga pemilihan OSIM masa Juang 2021 – 2022 ini diberi kemampuan menjalankan amanah sehingga bisa maksimal dalam programnya”.

Dalam hitungan akhir Pemilihan OSIM MA Nurul Amin Masa Juang 2021 – 2022 dimenangkan oleh ananda Lailatul Munawarah selaku ketua OSIM dan Ilham Dani selaku wakil ketua.

Kata selamat langsung diberikan kepala Madrasah Ustadz Su’udi untuk berjuang dan berkhitmad lewat OSIM. Jadikan OSIM sebagai organisasi untuk menempa kalian menuju emas permata yang bernilai dikemudian hari, dawuhnya beliau disela- sela ucapan selamat.


Semoga kalian berdua diberi kemampuan mengemban amanah yang mulia ini.

Masa depan OSIM di setahun kedepan ada dipundak kalian. Sekian ratus siswa siswi menunggu ide cemerlang kalian untuk menjadi pemimpin yang di idam-idamkan dan selalu dirindukan kelak.

Kami segenap civitas akademic MA Nurul Amin berada dibelakang kalian untuk mendukung program-programnya.

Pemimpin itu mampu mengajak bukan mengijek, merangkul bukan memukul, mengilhami bukan menghakimi, memberi solusi bukan berdiam diri apalagi cuma selfie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *